free download

[Review-Film] Etiquette For Mistresses (2015)

12:53 AM

I def gonna write a lot of Pinoy movie review, I mean like A LOT. That's, of course, if I don't get interrupted by, i don't know, my high level of procrastinator soul; or me forgot the story cause I watched way too long ago; or I suddenly don't think it's worth a review; or I got asleep; or the stupid wifi connection gets into my nerve.
But we'll see.

This is the first review because I watched it recently, super recently, which is, yesterday. And don't worry, the review will be in Bahasa. I'm just trying to look uber cool here lol.

--


Title: Etiquette for Mistresses
Country/Language: Philippine/ Tagalog
Genre: Drama, Romance
IMDb rating 5,7

Seperti yang udah pernah kita bahas, untuk film Phillipine, rating gak bakal tinggi-tinggi banget di IMDb, karena yeah well, Asia. Udah pernah dijelasin di post sebelum ini kalo gak salah, so, don't bother.

Anyway, seperti judulnya, ceritanya adalah tentang Mistresses atau mungkin dalam bahasa Indonesia, 'simpanan'. And yes, it seriously about it. Dan, namanya simpanan, ya jelas yang punya juga tipe-tipe yang bisa dan yang mampu biayain, so yeah, bakalan banyak bling and jewelry and branded stuff, and all those thing you can only dream of having it.

Ada 4 orang awalnya. Chloe, kerja di bidang media semacam agensi,  simpenan politisi bernama Gabriel, yang sudah punya istri dan anak, dan akhirnya punya simpenan baru yang lebih muda; Georgia, chef ternama dengan restoran yang menjual makanan Filipin edisi fancy, simpenan yang paling ngerti tempat dan statusnya, dan super old fashion; Stella, lawyer handal tapi sebenernya simpenan TV Personality terkenal, yang akhirnya memang lebih memilih Stella daripada keluarganya; dan Charley, yang paling super tajir dari yang lainnya, dengan anak-anak di luar negeri, dan tiap belanja bawa pembantu segambreng buat bawain belanjannya, tapi juga paling royal sama semua pembantunya.
Selanjutnya, muncul satu orang lagi, yang awalnya diminta Rob, partner-nya Georgia, supaya bisa diurus olehnya. Kalau kata Stella sih "diajar jadi mistress yang baik".
Yeah right, what the hell.



Anak baru ini namanya Ina, dia adalah simpanan dari Frank Ayson, suami dari politisi wanita ternama, yang sebenarnya merasa kalau dia hanya bayangan, dan semua orang rooting for his wife. Dia hanya pemandu sorak yang berstatus suami. Kasihan sih emang.

Ina, as the youngest dan juga aling baru, bener-bener belajar gimana mesti jadi simpanan yang baik. Ada banyak rule dan juga pelajaran yang harus Ina pahami, and as impossible as it sounds, banyak pengajaran yang dikasi dari film ini sih.

Ini gue kutip dari lama wikipedia soal masing-masing karakter:

  • Kris Aquino as Georgia Torres-The oldest among the mistresses, A chef and successful owner of a high class restaurant. She is the most proper and well mannered among the group who teaches them with the rules she kept.[9]
  • Kim Chiu as Ina Del Prado-a Cebuana lounge singer who fell in love with the rich politician Frank Ayson. She left her life at Cebu in exchange of living together with Frank but ended up stuck in the condo unit bought for her by Frank. She is the youngest among the mistresses.[10]
  • Claudine Barretto as Chloe Zamora-The most fearless and reckless mistress. Chloe is taking risk to meet her lover even the wife is the same place. She is the rule breaker among the group.[11]
  • Iza Calzado as Stella Garcia-A strong lawyer and mistress of the broadcaster Ambet Villoria. She believes in true love and happy ending on mistresses.
  • Cheena Crab as Charley Mariquit-The richest mistress among the group who treats her friends with leisures. She is cheerful and generous and mother of two kids.

Yang gue suka dari film ini, adalah pas bagian Rule nya, dibikin lucu gitu untuk editannya. Trus, karena mereka juga belanjanya gila-gilaan, jadi bisa liat insight the life of rich bitjes out there lol. Selain itu, ya kayak gue bilang, tetap ada pembelajarannya sih.

Almost forgot to put the trailer!


Gue nonton ini subuh-subuh sih, selesainya sekitar jam setengah 5 pagi kalo gak salah. Dan yes, tenang aja, lo bakal dapet link download nya kok. Langsung aja klik disini, and yes, udah termasuk subtitle bahasa Inggris :)


February 6th, 00:50
Cheers !

RAP

couple

New Year, Old Habit [+ Movie(s) Review]

9:27 PM

[Post ini udah gue ketik dari tanggal 3 Januari subuh, gak lama setelah post di bawah. Kita lihat tanggal berapa gue akan mem-post ini nanti, untuk membuktikan separah apa jiwa procrastinator gue]


I hesitate to post it at first, for real.

Tadinya gue pikir, mending gue nge-post review film aja, karena kemaren gue marathon 2 film Filipin. Tapi trus gue pikir gue bakal bikin 2 review aja dalam 1 post, karena kayaknya gue juga ga bakal bisa review banyak, soalnya yaaah, gitu deh. Tapi trus gue pikir lagi, sekalian aja gue kaitkan dengan segala kebiasaan lama gue, mengingat juga, gue kalo nge post emang suka lari-lari kan pembicaraannya?
Jadi yes, gue bakal tetep post soal review film. Yes, gue juga bakal tetep kali link nya biar lo bisa download. No, ini gak bakal full review movie post, tapi mungkin banyakan gue curhat.

But, why don't we start with the movie review first? Ini review film Filipina, keduanya masih film bergenre teen fiction yang ada romance-romance nya gitu, an keduanya dimainkan oleh pasangan muda Filipina terfamous kedua setelah KathNiel (Katherine dan Daniel Padilla) yaitu James Reid dan Nadine Lustre, dengan nama couple JaDine. Boy oh boy, this has something to do with this post, you will understand later, kok.

Anyway, udah lumayan lama ya ga nulis review dan nonton Pinoy movie :( Last time itu nonton Tadhana dan itu udah Mei tahun kemaren, astagaaaaa

--


Title: Para Sa Hopeless Romantic
Country/Language: Philippine/ Tagalog
Genre: Drama, Romance, Comedy
IMDb rating 6,4

Sebelum kita komentarin rating yang kecil, let me tell you something. Untuk film-film Asia macam Filipina atau Thailand, biasanya di IMDb sih emang kecil-kecil, walaupun sebenernya bagus. Mungkin ini efek Asia nya sih, jadi yang nonton pun ga banyak yang punya IMDb. Padahal kalau kalian googling, film Filipina itu di negaranya kayak super laku, kadang box office nasional gitu, penjualan film nya di minggu pertama atau kedua langsung pecah, dll.

Anyway, let's talk about the movie. Jadi film ini bercerita tentang seorang cewek bernama Rebecca yang putus sama pacarnya waktu SMA, Nikko, tapi sampe kuliah kayak susah move on. Rebecca nulis novel yang masih gantung, dan bingung mau lanjutin ceritanya. Dia selalu bikin ending sedih, kayak cowoknya mati lah, cowoknya ketabrak mobil lah, kisah cinta mereka gak bisa bersatu lah, pokoknya gitu. Temennya selalu komplen, redaksi kampus tempat dia nganter naskah juga ga terima, soalnya ya itu, every people like happy ending. Sedangkan Maria dan Ryan, tokoh yang ada di cerita Rebecca, terus-terusan ga pernah bahagia.

Waktu kuliah, Rebecca yang masih susah move on, tiba-tiba ga sengaja terlibat balas-balasan pesan di meja kampus sama cowok, yang, yah well, as cliche as it sounds, ya si Nikko. Rebecca gatau kalau Nikko masuk di kampus yang sama dengan dia, dan dulu alasan Nikko putus sama Rebecca adalah karena dia suka cewek lain, dan udah gak cinta Rebecca lagi. Padahal, Nikko sebenarnya harus ke Kanada karena nyokapnya minta dia pindah dan gausah tinggal di Filipina lagi.

True, this is a super simple story. True, this is definitely a teenlit kind of story. True, this is not usually thing that I will watch. But we will get to that soon, hun, very soon.

Anyway, here's the trailer


--




Title: Talk Back And You're Dead
Country/Language: Philippine/ Tagalog
Genre: Drama, Romance, Comedy, Teenager
IMDb rating 6,1

Kalau menurut lo cerita yang di atas lebih mirip FTV, you should check this first. Ini beneran macam sinetron-sinetron remaja Indonesia yang menang di geng-geng, cowok bandel tapi tajir dan pemilik sekolah sejenisnya, yang suka sama cewek cantik baik-baik kind of shit. Yeah yeah, kenapa juga gue bisa nonton film ini, sih?

Jadi ceritanya dimulai dengan Samantha di toko buku yang ngeliat temen-temennya di depan toko, yang satu marah-marah ke seorang cowok, dan bilang kalau cowok itu udaah mutusin dia dll. Samantha marah karna temennya diperlakukan kayak gitu, dan bahkan nampar cowok itu. Yang ternyata temen-temennya sebenernya lagi mau ngerjain cewek yang jalan sama cowok itu, TOP, yang anak pemilik yayasan Pendleton, sekolah khusus cowok ter gawl masa kini. TOP ini pemimpin geng yang disebut Lucky13, berandalan, dan segala macamnya. Tapi trus TOP nyari Samantha karena video dia ditampar cewek menyebar, dan yaudah, tiba-tia TOP deketin Samantha gitu gitu.

Tapi nanti mereka gabisa bersama. Udah pake kabur ke beach house segala, lari dari rumah segala, dan segala macem segala-segala lainnya yang gue tau, cuma bisa dipikirin sama remaja, ditambah di akhir ceritanya si Samantha udah dijodohin sama cowok lain, yang adalah teman terdekat TOP, trus ternyata dulu TOP sama Samantha udah kenal dari kecil, dan ya gitu-gitu deh.
Ya know, teenager thing.

Awalnya, pas gue baca sinopsis ceritanya, gue pikir film ini macam-macam Three Meters Above Heaven karna semacam mirip cerita Yang Mulia Hache aka H. Tapi pas akhirnya gue tonton, my oh my, ini beneran teenlit semacam labil-labil gajelas gitu lol. Makanya gue gabungin review di post ini, karena gue memang ga yakin bakal bikin review beneran. This is more like ranting lol.

Oh iya, tho I never read that super famous wattpad stories titled Danger, gue cuma baca 2 part, dan entah kenapa, gue ngerasa cerita ini mirip banget gitu. Mungkin ini perpaduan Danger sama 3MSC, tapi karena versi bocah, semacam geli aja jatuhnya.

Still shall put the trailer I guess, so here you go:

--

Okay, back to the deal.

Kesamaan kedua film ini adalah, believe it or not, keduanya diangkat dari cerita atau buku atau novel atau apapun lah lo menyebutnya, yang, well, wait for it, awalnya berasal dari WATTPAD!

Buat lo yang gatau, wattpad itu adalah sebuah platform tempat penulis bisa nge post cerita atau karyanya, yang bisa dibaca semua orang secara gratis. Dan penulis cerita dari kedua film di atas, emang masih remaja gitu. Quite funny is, kedua cerita itu awalnya adalah fanfiction untuk pasangan remaja paling dicintai di seluruh Filipina, yang adalah Katherine dan Daniel Padilla, tapi akhirnya pas dijadiin film, malah diperankan sama pasangan yang baru diajukan jadi pasangan remaja masa kini buat menyaingi KathNiel, yaitu JaDine.
Gila, gue ngerti banget yang begini begini ya? Gue gatau harus bangga atau sedih, karena lumayan juga pergaulan dan pengetahuan gue seluas itu, tapi ya sedih aja karna jiwa gue masih selabil itu.

Sebenernya, gue tau beginian pas riset buat naskah gue sih, dan gue sempat cukup dalam terjerumus dalam hal ini, sampe dulu sempat suka liatin Daniel Padilla, padahal doi masih bocah, dan dulu sempat jadi Justin Bieber nya Filipine gitu deh (huwek!)

Oh yeah, oh yeah, here's how the book looks like.

That's for Para Sa Hopeless Romantic, yang dibikin lebih ke Novel


 

Jadi, hubungannya dengan New Year Old Habit?

Dengan ini saya mengumumkan, saya akan kembali menulis dengan aktif, termasuk menulis fanfiction.
HOOORAAAAAAAYYYYY!!!!

Kalau kalian jeli, di sebelah kiri udah ada widget wattpad gue, yang gue sudah sematkan sejak tahun baru, ya karena abis nonton 2 film ini. Kalau lo semacam malas nyari widget nya, lo bisa langsung klik disini untuk langsung ke profile wattpad gue. 
Gue kembali rajin nyari film Filipina, yang kayaknya juga termasuk Old Habit gue yang sudah gue tinggalkan lama. Dan semoga, rajin nulis blog juga bisa jadi Old Habit yang kembali gue giatkan di tahun ini ya.

Oh iya, link nonton dan download gratis. Gue kebetulan download ini dari Torrent, which is untuk download Torrent, lo harus punya aplikasi khususnya. Tapi, kalo lo mau download, dan ini juga udah ada subtitle english nya langsung, lo bisa buka web ini.

Dah ah, gue mau lanjut nulis lagi.


January 10th, 2k16
Cheers !

RAP

Asia

[Review-Film] The Teacher's Diary

6:07 PM

PERDANA NULIS FILM THAI!

Well, sebelumnya gue rajin nulis film Filipin, atau paling 1 film Mandarin yang One Night Surprise untuk film Asia. I don't know, I just don't really have the... apa ya? Emang ga terlalu doyan film Asia sih. But well, khusus buat ini, kita kasi pengecualian deh. Sebenernya dulu pertama liat film ini di path temen, yang pengajar muda gitu, dan katanya film nya soal guru di daerah terpencil gitu deh. Trus pas di kantor bingung mau download apaan lagi gitu, daripada garing atau film random ga jelas, yaudah i download aja yang ini :p


Title: The Teacher's Diary
Country/Language: Thailand / Thai
Genre: Drama, Romance, Comedy
IMDb rating 8

Seperti yang udah gue bilang, ceritanya soal 2 guru yang kemudian ditugaskan di atas boat school atau sekolah di atas kapal gitu, di tengah danau apa laut malah mungkin. Yang cewek namanya Ann, yang cowok namanya Song. Ann ngajar disitu lebih dulu, dan pulang ke kota cuma tiap weekend, itupun kadang-kadang. Murid-muridnya cuma ada 5, dan semuanya beda kelas atau tingkatan. But she still excited for what will come. Sampe kemudian dia mengundurkan diri karena mau menikah sama pacarnya, yang adalah wakil kepala sekolah di sebuah sekolah swasta yang besar dan bagus di kota.

Menggantikan Ann, datanglah Song, yang beneran polos, dan kadang agak bego juga lol. Dia nemuin diary Ann yang ditulisin selama Ann jadi guru disitu, dan somehow, he start to fall in love with the girl who write the journal. Dia mulai nyari tau soal Ann dari murid-muridnya, trus dari kepala sekolah, yang kemudian bilang kalau dia berhenti karena dia mau nikah.
Dan Song patah hati.


Song akhirnya nyari Ann, dengan modal petunjuk kalo Ann punya tato bintang di deket tangannya. Dia ke sekolah, tapi sayangnya Ann itu udah ngapus tatonya, karna permintaan si pacarnya itu. Song makin sedih, tapi dia masih ngajarin anak-anak muridnya, sampe akhirnya, mereka harus ikut ujian akhir di kota. Akhirnya karna dirasa gak membawa perubahan, kepala sekolah ga ngelanjutin kontrak Song, dan dia berhenti. Ann, yang punya masalah di sekolah kota, dan sama pacarnya, milih buat balik lagi ke boat school, tapi Song nya udah ga ada. Dia nemuin diary nya yang lama, dan ngeliat udah ada beberapa tulisan yang ga dia kenal disana.




Ceritanya seru, dan lumayan lucu juga. Anak-anak nya juga bikin ngakak, karena polos-polos banget. Ceritanya juga ngajarin kalo masih banyak banget sekolah di daerah yang jauh banget perbedaannya dengan sekolah-sekolah di kota. Gak cuma di Thailand sih, gue yakin di Indonesia juga banyak.
Fave things from the movie, first, pastinya ya sekolah di atas laut gitu, beneran bikin envy a little. Ada ayunan di atas kapal, tiap hari bisa ngeliat matahari terbenam gitu sambil baca buku cari inspirasi, GOSH! HOW AWE THAT WOULD BE?!
Tapi selain itu, suka banget juga sama style yang jadi Ann disini. Bajunya lucu-lucu banget, udah gitu gayanya juga enak banget, super santai gitu deh pokoknya :)



Oh, and don't worry, I will give you link to download The Teacher's Diary. Kalau mau download, silahkan klik disini atau disini. Dan selamat menonton :)




A bientot!

movies-MOVE IS

[Review-Film] Headhunters

1:02 AM

You are such procrastinator! *self slap*

Tadinya gue berjanji akan nyetak kaos malam ini. Janji itu dibuat jam 9 malam, setelah selesai makan malam. The plan is was nyetak kaos, sambil ngelanjutin ngetik tesis, sambil mungkin bisa lanjutin naskah - or start a new one cause hell yeah already way too stuck with these - dan jam 1 udah bisa tidur. But well, here I am, setengah 1 pagi, dan belum ada satupun dari semua hal diatas, yang gue lakukan. Dan bahkan malah skimming nonton film cuma biar abis atau udah ngerti isinya.
Have a shame, a lil, can you bik? *self talk*

But well, why bother to regret anything? Dua film yang gue skimming nonton, Salvo, sebuah film Spanyol soal mafioso gitu deh, dan Or, film Israel dengan bahasa Prancis campur-campur gitu, rasanya ga pantas dan layak aja buat masuk blog. Both have quite good rating lho di IMDb, diatas 7 dua duanya. Well yeah, sekitar tujuh komaan sih, but I mean, at least not bad kan?

Tapi karna gue terlanjur ga ngantuk dan udah niat nyetak kaos, jadi gue pikir, mending gue nulis blog dulu. Dan kebetulan ada 1 film yang udah gue tonton dari April kemaren, sekitar akhir April sih, yang jelas sebelum Tandhana, tapi belum gue post. So yeah, why not?



Title: Headhunters
Country/Language: Norway / Norwegian
Genre: Drama, Crime, Thriller 
Length: 100 minutes
IMDb rating 7,6

I am kinda into Crime and Thriller, we can tell. Dari series yang gue ikutin, CSI all type and title, Criminal Minds and things similar, dan Pretty Little Liars to add for the mystery, yeah well, gue semangat buat download film ini. Walaupun pas nonton pertama, gue ga semangat karna, pertama, cowoknya ga ganteng, dan kedua, yang gue download itu udah dubbing in English.
Ga suka aja karna bibir sama ngomongnya ga singkron, dan gue kan download film dengan bahasa aneh juga maksudnya mau belajar. But well, setelah langsung matiin di kali pertama nonton, akhirnya kemaren itu, gue tonton sampe abis, dan ternyata KEWL!


Jadi ceritanya tentang Roger Brown (Aksel Hennie) yang kerja sebagai headhunter atau orang yang nyariin karyawan untuk perusahaan yang nge hire dia. Ibaratnya kayak perusahaan sendiri tapi cuma ngurusin bagian HRD gitu, nyari karyaway, interview kandidat terbaik, yaaah gitu gitu deh. Dia udah nikah sama Diana Brown (Synnøve Macody Lund) dan rumah mereka super gede gitu deh. Yang Diana ga tau, selain jadi headhunters, Roger juga kerja sebagai pencuri kelas atas.

Yang dicuri sama dia tuh kayak lukisan-lukisan berkelas, dan Diana kebetulan juga kerja jadi artist dengan galeri penuh lukisan gitu. So Roger got himself some help, without the person knowing sih. Dia punya temen buat ngelaksanain aksi pencuriannya. Dan dia super slick cause semua art yang dicuri sama dia diganti sama palsu yang mirip banget.

Until one day, muncul lah teman Diana yang bikin Roger cemburu, dan juga bikin Roger curiga. Temen Diana ini katanya punya lukisan dari jaman Nazi yang disimpan di rumahnya, milik neneknya dulunya. Dan Roger langsung punya insting. Tapi sayangnya, temennya bahkan hampir mati waktu mau ngejual lukisan itu. Well, in the end, temannya beneran mati sih.


Akan ada adegan kejar-kejaran, tembak-tembakan juga, dan  beberapa scene yang pintar di film ini. Pintar dalam artian emang harus mikir gitu, well, akhirnya sih baru sadar kayak kenapa dia ngelakuin semua yang dia lakuin. Dan emang gak sia-sia si Roger nya ini jadi maling dengan pemikiran matang. Gak ngebosenin film nya, dan wajar banget dapet rating quite good.

I downloaded it waaaaay too long deh kayaknya, lupa dari mana, dan bahkan lupa kapan. Film nya sendiri sih keluaran 2011, dan gue udah download ini dari taun lalu. Link nya juga udah expired or dead link sih kayaknya kalaupun gue kasi. So yeah well, I will not give link for free download for now.



A bientot!

free download

[Review-Film] That Thing Called Tadhana

1:25 AM

THE FIRST MOVIE REVIEW IN 2K15.
YEEAAAAYYY!!

And it's May already.
Ini bahkan udah tanggal 2 Mei. Yes, selamat hari Pendidikan Nasional. Dan gue menulis ini di jam 1 dini hari, setelah 2 jam nonton film nya. Dan abis ini gue bakal review another movie juga. Yes, exactly, such a productive night.


Title: That Thing Called Tadhana
Country/Language: Philippines / Tagalog Filipino
Genre: Drama, Romance, Comedy
Length: 110 minutes
IMDb rating 7,9

Rating good, keluar juga masih baru, around February slash March 2015, orang-orang yang lumayan punya nama as the actor, dan karna gue juga udah lama banget ga nonton film Filipino. So yeah, I enjoy it really.

Jadi ceritanya tentang Mace (Angelica Panganiban) yang udah pacaran 8 tahun sama cowoknya, tapi akhirnya putus, dan gabisa move on. Cerita dibuka dengan scene Mace ada di bandara dan kerepotan ngurusin kopernya yang overweight sampe ga dibolehin check-in di bandara. Dia ngumpat-ngumpat kesel pake bahasa Tagalog, dan kemudian seorang cowok dateng, dan nawarin extra bagage nya yang ga kepake, buat Mace. Cowok ini, Anthony (JM De Guzman) ada di Rome untuk liburan, dan cuma bawa 1 koper. Dia bahkan sampe nyebutin alamatnya di Filipina dan ngomong pake bahasa Tagalog, buat yakinin kalo he's not a pervert, lol.
Akhirnya Mace setuju dan pulanglah mereka ke Filipina. Nyampe bandara, Mace ga mau pulang, dan justru ngajak Anthony makan, trus malah pergi ke Baguio (?) kayak mungkin sub urban nya gitu deh, daerah pegungungan, disini puncak kali ya lol.
Ya pokoknya mereka kayak saling mengenal satu sama lain gitu.



Si Anthony nya ngikut aja gitu lah ya kan. Dan si Mace nya segitu gabisanya move on lah ya kan, sampe every little things remind her of her ex, yang udah pacaran 8 tahun, tapi dikirim ke Roma gitu buat training disana. Abis itu, her ex get extended gitu, dan mereka LDR. Trus pas Mace mau kasi surprise ke cowoknya, as cliche as it gets, cowoknya udah punya pacar lagi. So she got back to Philippine with broken heart itu, dan ngajak Anthony untuk gak pulang-pulang. Buat bantuin dia move on, dia janji ke Anthony, kalo dia nyebut apapun soal mantannya, she'll give him 100 peso filipina, yang nanti mungkin disumbangin kayak temennya.

Yeah well, again, as cliche as it gets, ya mereka deket. Tapi in the end, mantan si Mace ternyata ada di depan rumah Mace pas mereka akhirnya pulang, dan Anthony nganterin Mace ke rumahnya. Tragic? End? Go watch lol. Download first deh disini. Gue juga baru download banget sih sehari sebelumnya di kantor lol.

Seru sih film nya, ada scene scene romantis yang konyol gitu lol. Dan abis gue stalking para pemainnya - well, ya know, kinda my habit sih tiap abis nonton langsung kepoin yang main - katanya si Angelica baru-baru ini menang penghargaan apa gitu di Filipina karna film ini, as Best Actress. See? Not bad.

Ada beberapa quote yang seru sih dari film nya, well, quote Fitzgerald itu paling ngena sih heheh. Tapi, yang lucu juga soalnya mereka pake kayak short story about The Arrow With A Heart Pierced Through It


Afterall, buat yang lagi susah move in, ini film nya bagus sih, mungkin bisa belajar move on. Atau belajar ngarep ada cowok kayak Anthony yang dateng pas lo lagi proses move on lol. And somehow, entah gue doang sih kayaknya, tapi pemain Filipino ini mirip sama artis Indonesia somehow, walaupun sampai sekarang gue gatau sihapa heheh :p

Well then, that's my review for this. Gotta write another post, still movie review, and still not continue my thesis yet.





A bientot!

Europe

Europe On Screen

7:19 PM

EOS IS BACK!


Gue baru sekali pernah nonton Europe On Screen, jujur aja. Beberapa kali pengen nonton Festival Film Prancis, yang berakhir dengan batal dan lagi-lagi cuma download film nya doang, atau rencana join EOS, bahkan mau join jadi volunteer, tapi akhirnya gajadi lagi, gajadi lagi --"

Anyway, yang mau gue bahas disini adalah list film nya EOS. Gue udah tau dari bulan Maret sih soal Europe On Screen, tapi trus lupa aja, gak update. Dan tadi pas liat twitter dan IFI nge-update soal ini, gue langsung heboh sendiri, dan langsung nyariin daftar film nya.
Lumayan banyak. Ada 18 pages lho buat liat list film nya! Kayaknya around 250 movies ada disana, dari berbagai negara Eropa yang super kewl, dengan berjenis-jenis genre dan bahkan juga range penontonnya. AWE! Tapi jangan sampe ketipu di awal kayak gue eheheh :p awalnya gue kita itu semua film yang bakal tayang, ternyata itu adalah semua film yang ada di Europe On Screen so far. Kalau mau liat jadwal yang tahun 2015, make sure lo bikin list nya "filter by screening year" dan pilih tahun 2015

Dan dari segitu banyak film dan judul, ada beberapa yang udah gue download, atau gue tonton, atau bahkan udah berulang-ulang gue download, dan juga udah gue taro review nya disini. Here's couple of titles that I wrote a review about:
a. Tres Metros Sobre El Cielo and resensi on EOS web
b. Tengo Ganas De Ti and resensi on EOS web
c. La Cage Doree and resensi on EOS web
d. Love dot Net and resensi on EOS web

And couple of movies I've watched but not review on blog kayak Kyss Mig, or download but not watched yet, kayak Le Passe, Bella Martha, Grace Of Monaco, Headhunters, Delicacy, sama Amour.
Lumayan banyak ya :"
Tapiiii, meski demikian, masih ada beberapa sih yang mau gue tonton, yang kayak kayaknya, kalau dari resensi mereka, lumayan bagus. Walaupun gue ga yakin bisa nonton karna lagi-lagi kebentrok jadwal kerja sama kuliah, tapi kayaknya Daglicht, Malavita, sama Broken Circle Breakdown kayaknya menarik :)

Anyway, Europe On Screen banyak tuh kotanya, gak di Jakarta doang. Go stalk em on website or twitter gih :)


A bientot!

Mario Casas

[Review-Film] Ismael

5:36 AM

Jam 5 pagi.
Been long time not writing here. Long story short, laptop sebulan mati total karna hard disc nya rusak, so yeah. Sembuhnya udah seminggu sih sebenernya, tapi baru niat nge blog lagi kemaren, but have no idea what to write, so I just ended up doing things.
Tapi, pas buka blog, ada beberapa new comment yang masuk, ke post soal Tengo Ganas De Ti, bisa baca disini, yang well, bikin gue jadi kangen sama Mas Mario Casas, dan akhirnya nyari film barunya doi, kali kali ada.
DAN ADA!
Akhirnya download, nonton - walaupun suka di pause karna jadi bikin kangen sama 3MSC dan Tengo Ganas De Ti, dan memutuskan download lagi - dan akhirnya selesai di jam 5 pagi. Film nya sih 1 jam 40an menit, tapi kayaknya gue nontonnya ada kali dua setengah jam --" Well anyway, here's the review :)


Title: Ismael
Country/Language: Spain / Spanish
Genre: Drama, 
Length: 106 minutes
IMDb rating 6,2

Gue tadinya sih gak setuju ini dikasi nilai segitu, jahat banget soalnya. MARIO CASAS! Ya gak terima lah gue. Yah, kalo gue sih mau kasih nilai 8 gitu, apa jeleknya 7,8 lah. Tapi pas ending, merosot deh jadi 7,2. I'll tell you why, later. Sekarang, gue ceritain dulu ini film soal apa.
Genrenya drama. Ceritanya dibuka soal anak cowok sekitar 7 8 tahun, berkulit hitam, di stasiun kereta api, mau naik kereta tapi bingung gimana karena bakal ditanya kenapa dia sendiri. Dan dia emang sendiri. Dia kabur gitu dari rumahnya. Trus, pas liat gerombolan keluarga kulit hitam, dia jalan di belakang mereka, buat lolos pengecekan. Pokoknya dia akhirnya bisa naik kereta, ngasih alasan nyokapnya lagi di toilet pas ditanya di kereta, dan dia sampe di Barcelona.
Namanya Ismael, dan dia ke Barcelona nyari bokapnya, Felix. Nyampe di alamat yang dituju, ternyata Felix udah gak tinggal disitu lagi, tapi dia ketemu sama Nora, nyokapnya Felix, yang akhirnya bolehin dia masuk, walaupun dia bingung banget.
Dan ternyata hubungan ibu anak itu gak akur. Nora akhirnya nelpon Felix, bilang soal anaknya, dan Felix langsung kayak kaget gitu, tapi gak menyangkal kalo itu anaknya. Nora dan Ismael akhirnya ke tempat Felix, yang sekarang udah jadi guru di sebuah daerah terpencil di pinggir pantai gitu, dan ngurusin anak-anak nakal di sekolah.
Well, Nora nelpon nyokapnya Ismael lah, dan akhirnya disusulin ke Barcelona. Turns out, nyokap si Ismael itu udah punya suami juga, sementara dulu pas nyokapnya Ismael itu, namanya Alika, hamil, Felix, well bisa dibilang lari gitu deh. Dan kemudian Alika sendiri ngebesarin Ismael until he was 3, alone. Baru kemudian ada cowok, suaminya sekarang, Luis, yang nikah sama dia dan ngasi nama keluarganya juga buat Ismael. Soalnya bisa dibilang, Alika itu ilegal di Spanyol karena dia sebenarnya dari Nigeria gitu.
Dan pas ketemu, well, yeah sparks here and there, trus Felix jelasin soal dulu, dia nyariin Alika kemana-mana, Alika galau dia sekarang udah punya suami, dan semacamnya. Pokoknya mereka berantem, sampe Felix bilang mungkin dia juga harus anggap Ismael ga ada, dan didenger sama Ismael nya. Padahal mereka udah lumayan akrab, dan Felix yang emang dulu madly in love with Alika, pastinya lah ya love his son.




Well, yang bikin nilainya turun cukup drastis itu adalah karena endingnya super gak jelas. Gue orang yang anti sama ending gantung, kesel serius. Apalagi ending yang kayak gak ending. Yaudah Felix nyusul ke sekolah Ismael, mereka ketemu, udah abis. Gitu doang, apaan coba? Balikan sama Alika kek, apa kek -____-"
Anyway, film nya lumayan sih, bikin gue gak ngantuk karna kakanda Mario Casas yang agak brewokan gitu disini, mungkin buat efek jadi bapak gtu yes, tapi tetep ganteng dan sukses buat gue nyebut tiap dia mulai sok romantis.
Yaoloh jantung gue :(

Well, lo bisa download film nya di Ganool kalo mau. Gak terlalu gede juga sih, sekitar 400 atau 450 mb. Atau kalo lo males search, bisa langsung klik disini buat direct link. Dan gue sekalian taro trailer youtube nya siapa tau bikin lo makin minat download :)


Gue masih galau mau bobo atau lanjut nonton If I Stay sih. Tapi yang jelas, I'm done with this post.
Adios!


-xox
@ribkadel

Europe

[Review-Film] Ce que le jour doit à la nuit

6:08 AM

Ya lo pasti udah bisa nebak dari judulnya ini film apa. Yak, benar sekali, film Indonesia --"

Sebenernya gue lagi semangat-semangatnya nulis. Ini jam 4 pagi dan gue baru kebangun tadi jam 2 subuh. Tapi gue pengen nulis yang gue tau, bukan nulis naskah novel yang masih perlu gue pikirin. Awalnya gue bingung mau nulis apa, tapi kemudian gue mendadak ke tumblr, dan inget sama si Fu'ad. Bukan, dia bukan temen gue --"

So, here comes the movie review.


Title: Ce que le jour doit à la nuit (What The Day Owe The Night)
Country: Algeria
Language: French (English Subtitle available)
Duration: +/- 160 minutes
IMDb rating: 6,3

Well, gue udah lama banget nonton film ini sebenernya, kemaren pas bener-bener kangen sama film Prancis, yang entah kenapa, belakangan ini jarang banget gue temuin. Yang seru maksudnya, soalnya film Prancis lagi weird and random gitu, susah ngertinya. Makanya gue beralih ke film Spanyol. Efek cowoknya lebih cakepan Spanyol sih --"

Well anyway, ceritanya ini soal Yones. Dia itu keturunan Arab, yang bokapnya miskin banget. Dulu mereka hidup cukup, bokapnya petani dengan tanah yang super luas. Tapi sawahnya itu dibakar sama orang, dan mereka akhirnya ga punya apa-apa lagi, ngungsi dari tanah itu, yang bokapnya juga tau, kebakaran itu sebenernya disengaja.
Bokapnya Muslim yang taat sebenernya. Dia terus nanya sama Tuhan, apa salahnya. Tapi kemudian, mereka masuk ke perkampungan kumuh karna ga punya apa-apa, dan bokapnya mulai terguncang. Bokapnya sebenernya punya sodara, abangnya, yang kerja jadi dokter sekaligus tukang obat, yang nikah sama perempuan Katolik. Bokapnya, yang Arab sejati, ga mau berhubungan lagi sama abangnya. Tapi akhirnya, karna paksaan keadaan, Yones dikasi ke abangnya sebagai anak.

Hidup sama om nya, Yones dibaptis, namanya diganti jadi Jonas, dan tinggal di Rio Salado. Mereka cukup banget hidupnya, lingkungannya nyaman, ke sekolah, baju bagus, dan semacamnya. Sampe Jonas ketemu geng temen-temennya. Awalnya dia dihina-hina dulu, karna dia Arab dan beda pokoknya. Sampe gede juga masih sereng disindir.
Dari temen-temennya itu, dia suka sama Emilie. Sebenernya, itu kayak cinta monyet sih, Emilie itu dulu murid piano tantenya, yang kemudian ga pernah muncul lagi.


 Setelah dewasa, Jonas dan temen-temennya, well, as usual, do things and boy stuff. Jean tunangan sama Isabel. Walaupun mereka punya prinsip.
"Until she is somebody's, she is anybody's"
Itu waktu Emilie tiba-tiba dateng lagi, di acara peresmian bar punya kakak Isabel. Dan well, well, ternyata Emilie adalah anak dari janda yang punya rumah paling besar, yang well, Jonas pernah tidur bareng sama dia, beberapa kali, pas dia nganterin obat itu ibu itu.

Then things got weird. Jonas bingung, nyokap Emilie juga bingung, sementara Emilie ga tau apa-apa. Tapi Jonas itu a man with his word. Nyokapnya minta dia jangan deketin Emilie, and he didn't. Padahal Emilie segitu cintanya sama dia, and he also loves her. Sampai akhirnya, Emilie malah nikah sama Simon, temen Jonas yang pengen jadi designer, dan nikah karn disuruh nyokap Emilie. Emilie yang udah pasrah, akhirnya nerima.

Tapi kemudian daerah mereka ada pergolakan orang Arab, dan semua Prancis diusir atau dianiaya. Semua orang Arab disana tau Jonas, apalagi dia bantuin beberapa orang Arab yang luka, karna dia ga ngelupain asalnya. Dan Emilie juga akan diusir dari sana sama anaknya, karna Simon meninggal dihajar, juga rumahnya dibakar.
Film nya sih ngambil tema jaman dulu, sekitar tahun 1950-an. Lucu liat baju-bajunya, trus bangunannya, keren aja sih ngeliatnya :)

Overall, ceritanya bagus sih. Seperti film Prancis lainnya, tetep aja agak berat gitu untuk dicerna. Ga pernah simple, apalagi kayak model FTV, jatuh cinta, lucu-lucu, the end. Tapi, it's a worth to watch. Maybe because half of the time gue fangirling sama Fu'ad Ait Aattou.

Nora Arnezeder aka Emilie

Fu'ad Ait Attou aka Jonas

Here I will quote something from the movie:
"Sacrificing our love is a crime" -Emilie to Jonas waktu dia nerima lamaran Simon karna Jonas do nothing the whole time for their love
"You are monster. The worst thing that ever happen to me" - Emilie
"Marry a woman, Younes. Love her more than necessary. As if it's the only thing you know how to do in life. And remember, when a woman give you her love, you feel like you able to touch the sky" -Mahi, before he dead
 jaaam-ju:

Si une femme t’aimait, Younes, si une femme t’aimait profondément, et si tu avais la présence d’esprit de mesurer l’étendue de ce privilège, aucune divinité ne t’arriverais à la cheville.
Yasmina KHADRA - Ce que le jour doit à la nuit
 Si une femme t’aimait, Younes, si une femme t’aimait profondément, et si tu avais la présence d’esprit de mesurer l’étendue de ce privilège, aucune divinité ne t’arriverais à la cheville.
Sumpah nonton film ini tuh greget. Lo gabisa sama orang yang lo sayang hanya karna lo udh janji sama nyokap cewek itu. And in the end wanita itu dateng dan dengan santainya bilang "If she chose you, I will accept it, Jonas" dengan tanpa dosa. Kalo gue jadi Jonas, gue kasi racun itu obatnya --"

"Celui qui passe a cote de la plus belle histoire de sa vien n'aura que l'age de ses regrets et tous le soupirs du monde ne sauraient bercer son ame...." -Yasmina Khadra
"The man who lets the love of his life pass him by will end up alone with his regrets, and all the sighs in the world won't soothe his soul" -Yasmina Khadra

Well, hope you got something to learn.


-xoxo
@ribkade

Search This Blog

Total Pageviews