AliaZalea

[Review - Buku] Celebrity Wedding by AliaZalea

11:55 PM

Well well well, AliaZalea udah nerbitin 5 buku dan ini adalah buku terakhir yang belum gue baca. Ini udah beres gue baca dari 2 atau 3 harian yang lalu, cuma chrome gue dari kemaren eror, dan gue telat pinternya, baru sadar kalo gue punya Flock. So here I am, writing the review baru sekarang.

Judul: Celebrity Wedding
 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
327 halaman, Cetakan Kelima, Februari 2013

Seperti yang udah gue bilang, gue udah baca lengkap, dan udah nulis 3 review sebelum ini, yaitu Miss Pesimis, The Devil In Black Jeans sama Blind Date. Tinggal Crush Into You sih yang belum direview, padahal gue paling suka itu. AAAA KAFKAAAA.
Anyway, let's back to the business.

Semua bermula dari Inara bosan dengan perlakuan keluarganya yang terlalu protektif, selalu mengatur kehidupannya, sehingga dia ingin menunjukkan pada keluarganya bahwa dia bisa mengambil keputusan sebagai wanita dewasa.

Kemudian ada Revel yang betul-betul terdesak mendapatkan istri untuk menyelamatkan karier musik dan image-nya di mata masyarakat. Bukan dia yang menghamili Luna, kekasihnya, dan tak mau bertanggung jawab. Dia harus menikah dan pilihannya jatuh pada Inara, akuntan publik yang bekerja padanya.

Pernikahan ini akan jadi pernikahan di atas kertas yang menguntungkan mereka berdua. Awalnya semua lancar, sampai Inara dan Revel mendapati bahwa pernikahan ini mulai terasa lebih nyata daripada yang mereka bayangkan. Mampukah keduanya menepati janji masing-masing untuk mengakhiri sandiwara ini ketika kontrak berakhir?
Well, kayak yang gue bilang di Goodreads, awalnya gue males buat beli buku ini. Agak skeptik duluan sih, karna ceritanya soal kawin kontrak gitu. Mungkin karna gue udah keburu beli dan baca Marriageable nya Riri Sardjono. Tapi kemudian, pas gue ada duit dan kebetulan gue juga udah ga ada kerjaan, gue beli dan gue baca deh bukunya. Walaupun, gue baru baca sekitar 3 mingguan abis beli bukunya.
Dan gue tetep nangis sodara-sodara -_________-"

Anyway, ceritanya soal Revel, penyanyi dan anak band super tajir, dengan Inara yang kerja jadi akuntan buat Revel, dan label musik miliknya. Nyokapnya Revel ga suka sama pacarnya, Luna, yang artis gitu. Typical sih, baik di media, cakep, kayak down to earth banget, but in fact bitchy abis in real world. Dan kemudian, si Luna nya hamil, dan yah gitu , bikin kontroversi segala macem. Dan itu ngancem album Revel, dan segala macem urusan promosi dan keartisan.
Dan nyokapnya Revel punya ide bagus. Yeah right, kawin kontrak. Sama Inara. And yes, udah bisa ditebak kemana ceritanya. Mereka nikah, dengan well, beberapa konflik, awalnya saling jaga jarak, bukan tipe masing-masing, but well, you bet, at the end, they become a real couple.
Cliche, damn right. Yaelah, namanya juga romance bray. Kalo in the end ga bareng, ya susah juga, ga happy ending dongse? Ya bukan maksud gue mesti happy ending sih, tapi ya gitu deh. Tapi pokoknya, walaupun ceritanya emang bukan baru gitu, dan temanya juga udah cukup banyak, well, gue sakses sih teteup nangis bombay pas baca bagian-bagian terakhirnya.
OH BLESS MY EMOTIONAL SOUL!

Tapi ya kayak gue bilang, dari 5 novel AliaZalea, gue tetep paling cinta mati sama Crush Into You. I dont know, maybe thats because it was the first book from her that I read. Or maybe simply because the story such good enough. Tapi gue liat di goodreads juga pada banyakan cinta mati sama Kafka sih. Dan juara duanya ya jelas lah ya, Jo sama Dara di The Devil in Black Jeans. Well, lets say naro 'Justin Bieber' disitu bisa jadi penambah daya saing lol.
I'll give 4 out of 5 stars for this book :)


-xo
@ribkadel





AliaZalea

[Review - Buku] Miss Pesimis by AliaZalea

7:46 AM

Mumpung gue masih inget, walau gue udah baca dari Mei apa Juni kemaren. Dan mumpung gue belum tidur juga, padahal ini udah mau jam 8 pagi. Dan mumpung inspirasi buat ngelajutin naskah belum dateng-dateng juga. Jadi ada baiknya gue ngisi-ngisi blog dan nambahin postingan.

Here we go!

Miss Pesimis

Judul: Miss Pesimis
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Jujur aja gue ga beli buku ini, tapi download, dan bacanya ya dari laptop. Tapi tetep aja senewen ngeliat Didi sama Ervin. Atau mungkin malah lebih senewen karna bacanya di laptop gitu ya? Bisa jadi sih.


Bertahun-tahun Adriana Amandira memendam cinta pada Baron tanpa berani memperlihatkannya, karena mengira dia bukan tipe wanita yang disukai lelaki itu. Sepuluh tahun kemudian, ketika sudah sama-sama dewasa dan sukses, kenyataan berkata lain dan kesempatan terbuka untuknya untuk memiliki kebersamaan mereka.

Namun ketika Baron melamarnya, Adriana bimbang. Jika ia menerima pinangan lelaki itu, berarti dia akan melukai hati Oli, tunangan Baron yang juga teman mereka.

Adriana merasa frustrasi, patah hati. Untuk melupakan Baron, dia lalu memutuskan untuk melakukan perbuatan gila-gilaan yang belum pernah dilakukannya selama hidup, dan bukan khas dirinya. Salah satunya, dia ingin sekali berkencan dengan seseorang, sembarang lelaki, siapa pun dia. Dan Adriana tak mengira, bahwa yang datang menyambut tawarannya adalah sahabatnya sendiri


Jadi ceritanya soal Adriana alias Didi, yang udah di usianya kepala 3, tapi belum juga punya pacar. Well, as writtern di atas, Didi itu suka sama Baron, tapi ya gitu, dia selalu ngerasa ga cocok deh. Di umurnya yang 30 itu, dia bahkan udah dapet gelar doktor, padahal omaigutnes, mukanya aja masih kayak anak sekolahan. She's just too clever lah mungkin ya.

Dan akhirnya dia balik ke Indonesia, dan dapet kerjaan. Lupa kerja dimana sih, tapi pokoknya disana dia ketemu Ervin, well yeah, udah bisa ditebak, cakep, kece, aduh ga paham deh. Yummy! lol. They start knowing each other trus kemudian jadi temen gitu. Awalnya sih Didi pikir itu karena mereka di luar negeri aja, tapi sampai balik ke Indo, they still, yaaah, temenan.

Sampai akhirnya Baron balik lagi ke kehidupan Didi. Dan dia mau nikah, sama Oli. Tapi ya gitu, dia lagi confused, dan mungkin ga sempet pegangan. When apparently, Baron tau kalau Didi suka sama dia juga dulu, dia bahkan mau nikah sama Didi, dan ninggalin Oli, tunangan Baron sekarang.
Oh yeah, in case I didn't told you, Baron itu temen baiknya Ervin, dan mereka bahkan ketemu di sebuah acara musik gitu.Yeah yeah, besarkan apinya.

Anyway, akhirnya Didi menolak Baron, karna dia juga ga mungkin sejahat itu sama Oli. But still, dia brokenheart. Sampe akhirnya dia ngajakin Ervin ke Lembang, kabur karn Didi udah kayak mayat setengah zombie. Dan disana, Didi bertekad dia mau jadi 'gila'. Selama ini dirinya udah terlalu 'ngikut' sama semua yang ada. Di sekolah iya, belajar terus, dan segala macemnya.

Dan, Didi berencana untuk get laid, sama strangers yang dia temui disana. Dan Ervin jelas ga tinggal diam. Dia ngalangin dengan berbagai cara, sampe akhirnya, dia bilang, Didi harus play safe, and they did it.

As a woman, wajar Didi bingung mesti gimana bersikap setelah dari Lembang, ditambah Ervin mesti ke luar negri. And.... jeng jeng, Didi hamil --" She's like, almost crazy tapi dia ga mau gugurin kandungannya, tapi dia ga mau bilang ke Ervin. Sampe akhirnya, pas dia nemenin Mbak Tatiana ke dokter kandungan - well, dia sendiri diperiksa - dia ga sengaja ketemu kakak Ervin, dan semuanya kebongkar.

Gak terlalu berat sih, walau gak simple juga. Cukup suka sama jalan ceritanya, tapi kalo mesti dibandingkan sama novel AliaZalea yang dibawah, yang baru gue review, masih bagusan The Devil In Black Jeans kemana-mana. I'll give 3,5 for this one tho.


-xo
@ribkadel



AliaZalea

[Review - Buku] The Devil In Black Jeans by AliaZalea

7:15 AM

Well, selamat pagi dunia. Sekarang jam 7 pagi, dan gue ga tidur sepanjang malem karena Jo seorang. Well, bareng sama Dara sih ya, yang berhasil bikin gue naik darah, ngos-ngosan, dan teriakan ga jelas ala anak ABG liat Justin Bieber. Oke fine, gue udah ga ABG dan masih teriakan liat dia.Oke fine, bisa kita skip bagian ini?

Anyway, mumpung ini masih fresh from the oven banget sih, jadi gue memilih untuk menulis review nya langsung, sekalian gue nyari kerjaan biar ga ngantuk, karna ada event nanti jam 1 an tapi mesti udah berangkat dari kosan jam setengah 11, jadi ga akan sempat tidur lagi. So yeah, here's the review.

The Devil in Black Jeans

Judul: The Devil In Black Jeans
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
345 halaman, cetakan kedua, Februari 2013

Another AliaZalea books. Sebenernya sebelum ini udah baca Crash Into You, Miss Pesimis sama Blind Date, tapi yang baru direview ya Blind Date sampe sekarang. Mungkin abis ini dilanjut yang lain.


Dara betul-betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, sampai dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se-Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.




Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata-rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.

Satu-satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka terhadap satu sama lain.


Jadi gini, ceritanya soal Dara yang akhirnya diterima sebagai PA alias Personal Asistan Blu, penyanyi terkenal gitu. Blu nya sih ga bikin masalah, well kadang sih, since she's 15 gitu kan ya. Yang bikin masalah justru Mas ya, si Jo drummer terkenal yang badannya sih kalo digambarkan, yummy banget. Oke salah fokus, kita kembali ke cerita.

Jadi, Jo itu super overprotektif sekali sama Blu, adek tirinya, yang bahkan sebelum ini ga pernah dikenalnya. Kalau ga karna papanya meninggal karna kecelakaan, dia juga ga bakal pulang. Mending dia di Jerman deh. Dan nyampe sini, apa warisan papa buat dia? NGASUH BLU! Can you like, repeat, with slower and little more soft tone?
Yeah well, ga sepenuhnya ngasuh yang ngasuh gitu sih, tapi kayak ya bertanggung jawab. Toh mamanya Blu, istri ketiga papanya - which, still can make his life miserable even he's already in hell - masih hidup, dan bisa mengasuh Blu. Walaupun kemudian mamanya ke Prancis buat kursus masak gitu, dan ninggalin Blu di rumah Jo selama 8 bulan.

Yeah well, Dara udah punya tunangan, namanya Panji. Which, at first, tampaknya ya gitu, mencintai bebasnya Dara, dan segala hal dari dirinya. But, since they're getting married, ya gitu, biasa ya egonya lelaki *tsaah kayak ngarti aja gua*, he start... apa ya namanya? membuat? Membentuk? Well, pokoknya Dara itu harus kayak yang dia mau gitu deh. Mulai ngatur-ngatur dan segala macemnya.

Which, di pihak lain, dengan hal-hal kecil yang terjadi antara Jo dan Dara, he start to feel... apa ya? Nyaman? Diperhatikan? Simply, he got something that, like he never feel before. Karna dia ngerasa dulu papanya ga peduliin dia, mamanya meninggal di umur 10 tahun, and he completely alone. Nobody cares, that's life. Sampai perhatian kecil dara dan Blu di rumah, mulai membuka matanya.

Well, they get along, sometimes, walau lebih banyak berantemnya. Dara akhirnya nolak Jo karna ya itu, dia udah punya tunangan segala macem. Jo sakit hati, ga pernah seumur-umur dia ditolak cewek, padahal Jo menyatakan perasaan, udah kayak ngeliat komet yang jatuhnya tiap 74 tahun sekali. AND DARA REJECTED HIM.

Well yeah, ada saatnya Dara juga bingung, and she came to her closest friend. Be honest aja sih, konsep AliaZalea dengan novel soal the geng - Jana, Dara, Andri, Nadia - ini sebenernya nginspirasi bikin antalogi cerpen gue. But that's later lah, balik ke sini.

Since I told gue gabisa tidur sejak buka halaman pertama di sekitar jam 1 pagi tadi, sampe beres di jam 5an, I can say I enjoy this book. Ya, dari 4 novel Mbak Alia *shadaaap, sok kenal gue* yang udah gue baca, dan yah well, kebetulan bahkan beberapa novel dewasa yang gue beli belakangan, cowoknya selalu digambarkan dengan, ya gitu deh. Ganteng, cakep, tinggi, seksi, berotot, let's make it simple in 1 word. Yummy! lol, ignore me being stupid.
"Saya perlu kamu mengerti bahwa saya mencintai segala sesuatunya tentang kamu. Nggak ada satu hal pun dari diri kamu yang mau saya ubah. Kamu membuat saya merasa diperhatikan dan dipedulikan. Selama ini saya bahkan ga pernah tahu bahwa dua hal itu penting dalam hidup saya. Kamu sudah membuat hidup saya berantakan, dan mungkin saya harusnya marah pada amu, tapi yang ada di pikiran saya adalah saya gak peduli kalau hidup saya jungkir balik selama ada kamu di dalamnya" - Jo
Dan bodohnya pemirsa, GUE NANGIS pas baca bagian itu. Iya, jangankan lo, gue sendiri pun menyerngitkan kening membaca ini, apalagi tadi pas gue nangis. Like, even cewe super sensitif aja ga bakal segini-gininya banget gitu kan.

Yah well, salahkan tab yag ke shuffle, dan salahkan Mas Ne-Yo yang nyany Never Knew I Needed dengan sepenuh hati. Dan salahkan juga gue yang sempet-sempetnya menghayati lagu, trus ngebaca ulang halaman 294, trus nangis. Bego, asli bego!

Nih, biar lo semua bisa ikutan mewek, atau paling gak ya bisa menyerap mungkin


Anyway, gue jadi semangat mau ngelanjut nulis novel. Tadi sih pas abis baca novel itu, gue jadi semangat pengen nulis lagi. Tapi yah, paling hasrat nulisnya tahan bentar doang --'

Have a nice day and great weekend you there fellas

-xo
@ribkadel

AliaZalea

[Review] Alia Zalea - Blind Date

5:36 AM

Well this blog been talk bout movie too much, dan gue bahkan sedikit lupa bahwa gue penulis, hobinya membaca, dan itu lebih besar daripada nonton film. And well, karna belakangan gue doyan banget nonton film Prancis karna lagi belajar otodidak, dan kalaupun baca cuma e-book English yg banyak dan bisa didownload gratis, gue mulai lupa baca novel-novel ala Indonesia.

Oke, openingnya udah cukup panjang dan gak penting banget, jadi let's get to business. Kali ini, karna gue baru banget beres bacanya - which apparently took like about 2 hours or so, yang gue lakukan dari jam 3 sampai jam setengah 5 subuh sampe gue ga tidur di Kamis pagi ini - dan ceritanya masih segar di kepala gue, so let's write a review.

Kali ini gue bakal review bukunya Alia Zalea yang judulnya Blind Date. Yeah, yeah I know, ini bukunya udah terbit dari tahun kapan, dan sejujurnya buku Alia Zalea yang pertama kali gue baca adalah Crush Into You. Kedua adalah kumpulan cerpen penulis metropop dan sekarang ini. Well, emang baru 3 sih, but I can say kalau dia nulis kisah yang kinda sweet. I don't know things like that will still happen when you already 27 or so, simply because I'm 22 still mungkin sih, but yeah. Well this might be wrong, tapi ceritanya Alia Zalea, dari 3 buku yang gue baca, kinda as sweet as fanfiction story gitu, with the guy all the girls will be screaming and get crazy over him, sementara ceweknya biasanya yah well, biasa-biasa aja or kadang sedikit diatas biasa but still not really gimana banget.

Anyway, buat novel Blind Date, here's the details.



Jadi ceritanya soal Titania, cewek yang tinggal di Amerika, Carolina lebih tepatnya, dan dia baru putus dari pacaranya yang udah pacaran selama 3 tahun, after she caught him making love with his assistant. Yeah, kinda shit happen sih ya lol. Ya pokoknya gitu, dia akhirnya memutuskan untuk mengikuti jasa blind date karna adiknya maksa dia ikutan abis nonton acara Oprah.

Well, no. She didn't meet the guy dari jasa itu. Well yeah apparently later she is. Maksudnya ya pertama dia make jasa itu tuh dia emang ketemu sama beberapa pria, tapi di luar itu, dia sebenernya ketemu cowok ganteng bermata biru banget dan cakep, dengan setelan oke banget secara sweaternya Armani, and so on and so on. Yeah, perfect guy.

Trus ya gitu, then she met him again, gak terduga, beberapa kali, until she start... apa ya? Kinda obsessed with him sih kayaknya. Dia mulai ngebandingin semua date nya dengan Reilley, si cowok ganteng bermata biru itu.

There's couple of conflict there sih, kayak mantannya bernama Brandon yang masih suka stalking her life atau bahkan, agak ke akhir, when she kinda feel settled with Reilley, si Brandon bilang lagi kalo Rilley ngelamar dia cuma karna he just want to have sex and explore her, that's it. Well, call me 'sok rasional' or maybe because I was not in that position at the moment, tapi gue ngerasa, kalimat kayak gitu diucapin sama mantan lo yang super bejat, pas liat lo udah bahagia and almost getting married, and then you start feeling insecure and even worst, bilang lo gabisa nikah sama the man of the year - like the whole years in your life? I don't know man, tapi agak kayak nonsense sih menurut gue.

Anyway, that was my opinion ya. Actually, bisa dibilang itu kayak kinda antiklimaks sih buat gue. And then yeah, that guy gajadi naik pesawat dan memilih untuk nunggu di bandara and apparently ceweknya dateng, also kinda cliche. But overall, bagus banget sih. As I said, gue baru baca 3 karyanya Alia Zalea and I don't know, it's tipically her style maybe? Gue udah baca bagian belakang buku Celebrity Wedding sama The Devil In Black Jeans dan gatau kenapa, gue nangkepnya ga jauh beda dari Blind Date sama Crush Into You.

Well, I will dig another book of her sih malem pagi ini, Miss Pesimis. We'll see how it's going later :)



-xo
@ribkadel

Search This Blog

Total Pageviews