goals

Hello 2017

5:39 PM

Well, hello new year!

Semacam agak terlambat ya? Hehehe.

Ini adalah tanggal 31, hari terakhir di bulan Januari, dan gue baru tulis hello 2017 di tanggal ini. Yaaah, gapapa lah ya, paling gak, ini masih Januari kan? Memang sih, post pertama gue tahun lalu itu lumayan early, di sekitar tanggal 10 Januari. Tapi yah, pokoknya masih Januari, jadi gue gak telat-telat amat.
Boleh kan? Ya boleh lah ya :))))

Anyway, I am not really a person who sets goal on new year. As stated, and written couple of times here, biasanya gue justru bikin list of goals itu pas ulang tahun, dan bukan pas tahun baru. Karena, menurut gue, moment nya lebih pas saja di umur yang baru. Kalo pas ulang tahun, umur baru, ya lo harusnya set pencapaian-pencapaian apa saja yang lo harap bisa lo raih, sebelum usia lo berubah lagi. So yeah, this is not a goals-related post.

Tapi, tahun yang baru, means sesuatu yang baru, no? Kemaren di transjakarta pas pulang dari kantor, gue sudah kepikiran mau tulis apa saja. Gue bahkan sudah nge list, gue mau tulis Februari saja biar sekalian, tapi tangan gue sudah keburu gatel. Soalnya, gue sudah mau tulis 3 post, post ini dan 2 post lainya: 1 post resensi film, 1 lagi post resensi novel. Tapi terus, tadi, pagi-pagi, gue semangat mau tulis semuanya saja langsung hari ini. Tapi terus, gue dapet kerjaan, belum meeting, belum dan lain-lain. Hingga tibalah kita di jam 5 sore, sejam sebelum pulang, baru gue mengetikkan paragraf ini, sementara 3 paragraf di atas sudah gue tulis dari pagi.
Kebiasaan banget *deep sigh*


Baiklah, mau 1 atau 2 atau 3 post hari ini, yang penting, kita selesaikan dulu post yang ini.

So, as a new year means a new habit (I supposed), ya walaupun gak baru-baru banget sih, tapi yah well, here's my "not-so-new" things I wish I can do consistently in 2017.

1. Nulis Blog Dengan Rajin
Ya, jadi kan, tiap tahun gue memang akan selalu berakhri dengan janji-janji surga gue untuk kembali aktif main-main di blog. Walaupun ya, fakta membuktikan, itu memang hanya akan berakhir dengan menjadi janji surga belaka, dan, we saw it by ourselves, paling setahun post-an gue cuma beberapa. Tapi gapapa deh, yang penting kan niatnya.
Ada amin? :""))))

2. Nulis Naskah di Wattpad
Ini juga sudah dari tahun lalu sik ehehek :p Sebenernya, kemaren diingetin pas tanggal 18, setahunan Dark Times di Wattpad, dan well, sudah setahun saja, cuma ada 12 part itu cerita di Wattpad. Tapi, gue lagi semangat-semangatnya, soalnya Dark Times sama The Feelings sama-sama sudah masuk dalam 1000 besar naskah gtu lah. Lumayan, paling gak itu bisa nyemangatin gue buat tulis, at least yah well, seminggu sekali paling enggak. Semoga ini beneran bisa jalan, dan gue gak cuma panas-panas mesti ditiup baru boleh diseruput yak :p

3. Nulis Writing Challenge di Tumblr
Ini juga awalnya untuk menyemangati diri sendiri sih. Jadi, sebagai bentuk (sedikit) pemaksaan biar gue nulis dan otak gue gak males, gue bikin tumblr baru, dan itu cuma diisi sama tulisan random gue. Semuanya bahasa Inggris sih, dan tadinya beneran pengen yang kayak, tiap hari harus 1 tulisan. Di awal-awal sih semangat banget, orang di 10 hari pertama aja, gue beneran tulis tiap hari, walaupun pala butek dan otak kosong. Tapi, akhirnya, ini Januari mau abis, gue cuma bisa 14 post. Abis 10 hari yang super produktif, gue males seminggu full, ya menurut lo saja kan? Udalah keteteran semuanya --" Gue sih awalnya ga ada rencana apa-apa kan sama itu tumblr. Gak punya tema, gak punya konsep, gak punya deh pokoknya. Tapi terus, karena Januari ini post-an gue semua panjang-panjang, gue kepikiran kayak Februari nanti gue mau tulis pendekan gtu, kayak quote-able sentences gtu lho. Or probably even in Bahasa Indonesia saja nulisnya. Tapi, we'll see lah. Pokoknya, semoga ini jalan saja. As the whole universe know, gue se-advance itu tingkat procrastinator nya; belum malesnya. So yeah.

4. Nulis Naskah Untuk Dikirim Ke Penerbit
Wow, semuanya tentang tulis ya, khan maen! Tapi, ini juga seriusan sih. Lagi-lagi karena diingetin sama Facebook dan Path, sudah berapa tahun gue gak punya naskah yang selesai, apalagi buku yang terbit. Jadi, ya lumayan sih, naskah yang sudah gue pending dan tinggalkan sejak gue wisuda S2 di 2015 (OEMJI, UDAH SELAMA ITU!?), akhirnya berprogres. Gue bahkan sedikit terlalu keasikan, di 1 naskah yang lagi jalan ini, sudah lebih dari 50 pages, dan itu belum selesai. Gue malah kepikiran untuk taro itu di Wattpad karena, idk, I just want to. Tapi liat nanti deh, soalnya kan naskahnya mesti 150 halaman, which is, kalo naskah yang ini selesai, sudah bisa dikirim juga sebenernya. Still no decision yet bout this, but, bright side is, gue sudah nulis, dan otak gue gak buntu-buntu amat.

---
Gue sih gak ada niatan kayak yang mesti punya hal lain, karna well, all things been listed back then, tapi terus gak jalan hahaha. It just gonna happen again, kalo menurut gue. Tapi yaudahlah, at least we tried. Gue sih ngarepnya bisa bangun pagi dan gak telat lagi ke kantor, mengingat per Februari besok, sudah ada aturan pemotongan kalo telat. Terus, paling yah, di 2017 gue sih ngarep kantor baru, atau jabatan dan gaji baru. This one, I kinda optimis bout it. Wish me luck, guys! *fingers crossed*

Begitu-begitu doang sih paling post-an gue. Dan mengingat ini sudah jam setengah 6, dan gue tulis 1 post-an saja bisa berjam-jam, sementara barusan juga saya sudah ditelpon oleh teman saya yang bekerja di perusahaan pembiayaan *cough* Triana *cough* yang meminta saya datang, mengakibatkan saya tidak bisa lebih lama di kantor untuk menulis review, jadi yah, dengan berat hati, post-an review bakal gue post besok.
Iya, gue juga gak yakin beneran besok, as in, di 1 Februari banget. Tapi, lagi-lagi, yaudah lah ya, yang penting niat, no?





Januari, 31st // 17:39

Cheers !
RAP

goals

Dua Puluh Enam

5:37 PM



It's almost a week after my birthday. And yes, good bye 25 *dadah dadah*

Gatau kenapa ya, di umur ke 26 ini, gue semacam gak ada berasa istimewanya sama sekali. That birthday date just seems like any other normal day. Dimulai dari jam 00:07 bos mengirimkan email yang meminta dikirimkan dokumen kantor, sementara gue ga bawa laptop pulang ke apartemen. Terus jam 00:17 kedua adikku yang manis, yang sudah ketahuan bawa kue dari sore hari sebelumnya, melakukan surprise ala ala lol. Still appreciate it tho, kita semua lagi bokek, tapi pada pada masih nyisihin duitnya buat beli hadiah for meh, the oldest sista yang rasa rasanya gak bagus bagus amat :))))
Siangnya, akhirnya memutuskan untuk ke kantor terlebih dahulu karna bos sudah ngirim email lagi di jam 9, meminta hal lain. Yes, ke kantor di hari Sabtu, baru kali ini banget sih. Abis dari kantor, karena memang rencananya mau main ke Museum Nasional, maka melangkah lah gue, Tri dan sis Eghik menuju another failed surprise dari para Inang Inang Pajak Sambuku yang terkasih, di Museum Nasional, yang ketauan karna line Altiora Quaerite di hapenya Triana Aritonang yang berbunyi "tapi lilinnya belum dipasang" padahal doi gak ikut di rombongan ke Museum. Long story short, yaudah penuh tawa deh pokoknya.
Lalu kita ke starbucks GI, cuma karena ingin ke starbucks untuk redeem birthday gift nya kalo ultah. Iya memang, gue se malu-maluin itu -_-" Terus ternyata di sbux GI, Odelia Debora muncul main peluk. Terus akhirnya kita ke Ikkudo buat makan sekalian traktiran ultah si toya karena 5/7 adalah the best she can get karna kalo nungguin semua lengkap, itu gak akan pernah terjadi.

And that, is how I went through my day on July 9th, 2016.

Dan ngomong-ngomong soal "gak ada berasa istimewanya sama sekali", it's true. Entah ya, setelah melewati angka 25, ulang tahun itu memang semacam hari lain yang harus dilewati, tak lebih dan tak kurang. Gue abis ultah juga ga berubah apa-apa, masih sedeng gini, masih labil, masih kek bocah, masih boros gak ketulungan, masih gak punya pacar, pokoknya mah ga ada bedanya juga sama umur sebelumnya. Dan memang setelah melewati angka 25, karena, remember it or not, dulu sebelum 25, gue semacam semangat banget tunggu hal itu.
Remember the post I wrote when I turned into 24, 2 years ago? Yeah, that post was full of plan and shit. And next year, I didn't even come to blog to post anything for that damn 25 years old shit.
ps: no joke, but I re-read that post again while writing this, and damn the emotion is real

Let's discuss.


Pertama, soal goals. And no, ini bukan goals ala ala kayak dedek emesh masa kini. Ini adalah goals dari seorang cewek yang memang idupnya random banget, tapi try to make something right in his life. See? 2 degrees before 25, five books before 25, can speak 2 other languages other than English before 25, already have decent job before 25, and other shits being written as goals back then. Like, 25 is some kind of special number, which you reach that quarter life crisis but think that you're cool af while you're not.
Yeah, I said that.

Seperti gue  juga di post itu, awalnya juga buat lucu-lucuan saja, buat macu diri, buat bikin tambah keren saja begitu kesannya. Tapi mungkin over obsessed nya gue dengan 25, dan thank God itu semua kecapai, bikin gue semacam, yeah well katakanlah, berpuas diri dan gak niat lagi. It's been - I don't know how long, tbh - years, that I haven't write anything. Di awal tahun kemaren gue sempat menggalakkan niat menulis kembali, baik di blog maupun di wattpadd, gegayaan mau bikin 1 part per hari untuk naskah gue, tapi terus? Hasil akhirnya gak juga itu --"
Penulis macam apa yang lamaan gak nulis dengan excuse brain freeze coba?



Kedua, soal bulan Juli. Nope, I won't rant nor complaint about this. I will just continue the "history". Di post itu, kita berakhir di bulan Juli 2014, dimana gue mendapatkan SPP alias Surat Perjanjian Penerbitan untuk buku gue yang ke 5 *deep sigh*. Another thing that reminds me how long I've left that so called "author's life". Never mind, kita lanjutkan saja.
Di Juli 2015, gue berhasil menyelesaikan sidang gue, sebagaimana yang gue harapkan di post yang atas. Gue sidang itu sebelum ulang tahun gue, dan gue berasa balik ke 2012, dimana gue sidang 2 hari setelah ulang tahun gue. Poinnya adalah ada 2 cake dalam 1 bulan, kue untuk gelar baru, dan kue untuk umur baru *shed tears*. Well, turns out I'm not a failure after all ya?
Sidang S2 gue bulan Juli tahun lalu cukup intens, karena gue berhasil menyelesaikannya S2 gue di UI dengan perjuangan yang sangat berat karena sidangnya terjadi di bulan puasa kemaren itu, dan sementara gue sedang menjelaskan slide power point gue, pembimbing gue dan 1 penguji lain, menikmati makan siang, dan 1 penguji sisanya, bertanya dengan semangat. Yah, akhirnya tetap dapet nilai A sih, dan lulus Magister Hukum UI Peminatan Hukum Ekonomi dan Bisnis dengan IPK 3,5.
Not bad.

Juli 2016, yang sampe sekarang masih berjalan, rasa-rasanya, gak ada yang istimewa. Gue gini gini saja. No, I won't copy-paste what I wrote above, di awal-awal. But that's the point, actually. You see, selain ulang tahun jadi semacam gak terlalu penting lagi, juga rasa-rasanya, gak ada pencapaian lain lagi gitu lho ya. Semacam sudah pasrahan saja sama yang terjadi.
Kok sedih ya? Semacam merana sekali begitu.


And don't even get me start with this. Cause man, gue kayaknya sudah sedurhaka Malin Kundang sama Tuhan. Sumpah, I smirk, and pull a fake smile reading this. That circle repeated himself again. Kayak yang pun sudah gue katakan disitu, gue masih dateng terus kabur lagi juga dari Tuhan. Beberapa kali gue doanya khusyuk sungguh-sungguh, tapi itu juga kalo sudah stress, sedih, kecewa, bingung, intinya kalo gue sudah ga tau lagi mau kemana ngadunya, dan capek sama sekitar. Pas lagi happy? Beh, gausah ditanya.
Iya. DURHAKA.

Gue cuma berharap sih di usia ini, yang gak banyak goals nya ini, gue bisa bener-bener jadi pribadi yang lebih baik dari sekarang, khususnya soal hubungan sama Tuhan itu. And don't! Please don't start with "jodoh"
Gue rasa ya, semua ucapan ulang tahun yang gue terima, gak ada - please do noted this. GAK ADA - yang gak nyempilin soal "dapet pacar" atau "ketemu jodohnya" atau "cepetan punya pasangan" dan hal lain sejenis. Lo pikir dapet pacar kek dapet kerjaan? Dapet kerjaan saja susah, palagi pacar.
PALAGI JODOH.
I don't even know why these people obsessed with that. Me in the other hand, masih belum nyari-nyari amat, and somehow masih ingin ke Paris dulu baru nikah. Good thing my dad agree bout this. Dia gak yang jodoh-jodohin gue sama temennya atau anak temennya, nyebar-nyebarin nomor hape gue di kondangan atau pesta pesta begitu (yeah, this is my mom), gak yang ceng-ceng in gue atau jodoh-jodohin gue sama orang lain juga (yeah, this is my friends and my office mate), dan gak yang tanya-nanyain sudah punya cowok yang lagi deket atau yang sudah bisa dibawa buat dikenalin ke keluarga atau belum (yeah, this is - again - my mom, and like THE ENTIRE FAMILY)
Gak. Bokap untungnya gak begitu.

Dia cuma nyuruh gue nyari informasi buat S3, ambil gelar doktor, kuliah lagi biar bisa jadi staff ahli pejabat pejabat nantinya mumpung doi masih punya banyak teman.

Iya.
Sama-sama bikin stress memang.

Tapi tak apa lah. Seperti yang gue bilang juga di post yang gue tulis 2 tahun yang lalu itu.
Life is crazy. And full of surprise

And well, this is the life that I supposed to get through.

Jadi, selamat datang umur dua puluh enam.




July 14th, 17:37

Cheers !
RAP

goals

2015

6:14 PM

FIRST POST IN 2K15! GOSH!
This is unreal!
Sekali lagi maafkeun ya blog kuh, gila dari taun baru sampe ini udah mau bulan Mei, gue ga buka blog sama sekali. DUDE!

Anyway, just a quick update i guess, cause I probably gonna post another post after this. Biasaaa, anaknya emang borongan banget sih. Kalo lagi syemangat, nulis blog nya bisa beberapa post sekaligus. Kalo males, bisa berbulan-bulan gak kunjungan sama sekali, sampe kotor berdebu penuh sarang laba-laba gini blog gue *bersih-bersih*

Jaddiiiiii, after that last post, I had my Christmas and New Year Eve and holiday in Semarang and Solo, trus sempet pulang ke Medan buat liburan, trus balik lagi karena keterima kerja. Yes, now I'm not unemployed anymore, makanya susah juga mau update blog.
Well ya know, pagi kerja, sore ke malam kuliah, mau midnight sibuk nulis tesis naskah update di Path atau twitter - yang sebenernya udah agak lama ditinggalin sih - dan trus sekitar jam 12, waktunya tidur.

NEXT! Januari udah masuk kerja, masuk februari, hhmmm, oh yeah, MY FIFTH BOOK IS OFFICIALLY ON SALE! Syeneng aneth :"" Sebenernya sih kalo di bukunya, bakal dibilang dari Januari, tapi mulai masuk toko buku sekitar Februari sih, soalnya cek di website penerbit Andi juga sekitar Februari gitu. Yes, life goal five books before twenty five is accomplished baby!
Judulnya Second Chance :) Kumpulan 5 cerita gitu sih, bukan cerpen, karna cukup panjang per cerita :)



Maret? Hhhmmm, kayaknya ga ada yang terlalu spesial sih. Justin ultah, bikin Bieberthday The Jakarta Party, trus life goes on, trus udah masuk April aja. April sih yang seru kemaren sempet trip 3 Pulau 1 hari sama anak kantor, I prob gonna write it down later sih. Dan sekarang, yaudah, mau gajian masuk bulan Mei aja :)

Well, that's it sih. Gue kayaknya mau nulis soal Europe On Screen dulu sebelum nulis pengalaman jalan jalan singkat beberapa minggu yang lalu :)


A bientot!

goals

JULY

1:57 AM

Life is crazy. And full of surprise.
Tadi siang - sebenernya sih bisa dibilang kemaren kayaknya, karna ini udah jam 1 pagi, harinya udah berganti lol - sebelum gue keluar karena mau ke Deutsche Bank, tiba-tiba bapak yang jaga kosan bilang ada paket buat gue. Bapak yang jaga kosan ini emang aneh, doyan banget ngasi gue paket pas gue mau pergi. Maksud gue ya, kalo ada paket dan dia tau kamar gue dimana, mbok ya dianter kek ke kamar gitu, atau apa. Tapi doi selalu gitu, pas gue keluar baru dikasi, alhasil gue selalu bawa bawa paket kalau pergi, karna keburu males naik lagi buat naro paketnya.
Anyway, balik ke masalah. Tadi ada 2 paket. 1 paket itu hadiah ulang tahun dari adek gue, dan 1 lagi amplop coklat dari penerbit gue, yang sebenernya sih udah gue duga, isinya adalah kontrak buku terbaru gue.
Bukannya gue GR atau apa sih, cuma ya wajar aja. Soalnya, kemaren abis ngirim slip bukti transfer buat royalti, trus ngirim laporan pembayaran pajak royalti, trus tadi, seminggu kemudian dari sebelumnya, ngirim dokumen lagi. Lagian, naskah ini emang udah gue kirim dari taun lalu, dan Februari kemaren dikabarin kalo emang lolos dan bakal naik cetak. Makanya gue udah mikir kalau itu adalah surat persetujuan penerbitan. And it is :)


It's funny how I kinda have a little flashback di dalem taksi.
Gue jadi inget pertama kali naskah gue akhirnya dijadiin buku. Tahun 2011, bulan Juli juga, dan itu juga sekitaran ulang tahun gue. Kalo gak salah sih itu kayak 2 harian sebelum ulang tahun gue, apa malah sehari sebelumnya, karena buat gue itu kayak kado ultah paling ajaib, yang agak kecepetan sedikit. Dan kemudian, sekitar bulan Agustus gue langsung dapet uang royaltinya, karena novel pertama gue itu dibeli putus sama penerbitnya, sehingga gue cuma dapet royalti sekali doang. Istilahnya jual lepas. Dan uangnya gue pake buat jalan-jalan ke Jogja sama 5 orang EP (Exchange Participant) dari Cina jaman-jaman gue AIESEC-an dulu.
Anyway, the point is, it happen on July, around my birthday week. And here we are, 3 years later, I signed a contract for my 5th book being published.
Sebenernya gue udah nerbitin 4 novel, dan buku ini bakal jadi buku ke-5 gue yang diterbitkan. Buku pertama gue, Omaigat Gantengnya Ketua OSIS Gue terbitan Media Pressindo itulah yang gue bilang jual lepas, terbitnya di tahun 2011 sekitar bulan Oktober atau November. Setahun kemudian, sekitar November 2012, novel kedua gue terbit, judulnya Bukan Jomblo Galau terbitan Sheila Fiksi, imprint anakan Andi Offset atau Andi Publishing di Jogja. Buku ketiga gue adalah sebuah fanfiction, yang gue terbitkan via indie publisher, yaitu nulisbuku, berjudul Favorite Girl dan sistemnya print on demand alias dicetak sesuai pesanan gitu. Ini sih keluarnya sekitar 2013, gue lupa bulan berapa. Tapi naskah itu udah gue kirim ke penerbit sih, dan kalau kalau disetujui, mungkin bakal dicetak dalam jumlah banyak oleh penerbit buku kayak yang lain. Kemudian buku keempat gue yang baru keluar Februari 2014 kemaren, adalah To Love You, yang merupakan lanjutan dari Bukan Jomblo Galau, yang sebenernya udah pernah gue tulis disini. Well, series ini sebenernya gue tulis dalam 3 buku gitu, dan gue juga udah kirim naskah buku ketiganya ke Sheila Fiksi. Gatau sih bakal diterima apa enggak lol.
Dan kemudian, buku kelima gue, yang kalau gak ada halangan bakal terbit masih di tahun 2014 juga, adalah kumpulan kisah gitu, bukan cerpen juga sih karna agak terlalu panjang untuk ukuran cerpen. Ada 5 kisah di dalamnya, dengan intin yang sama, sebuah kesempatan kedua. The title will be Second Chance, dan ini bakal jadi buku kelima gue yang terbit.
Well, gue udah punya sedikit obsesi yang terpendam dari pertama kali buku gue diterbitin, di tahun 2014 dulu itu, kalau gue punya cita-cita gila, yaitu punya 5 buku sebelum gue umur 25. Random aja sebenernya awalnya milih 25, karna sama sama di angka 5 kayaknya. Dan itu juga sebenernya lebih kayak semangat dan buat macu diri, biar gue bisa bikin 1 buku dalam 1 tahun, dan terbit, gak cuma ngetem aja di folder dalam laptop. Dan dulu sih rasanya agak susah, karna buku pertama aja terbit 2011 di akhir tahun, dan berarti gue mulai usaha di 2012, dan harus udah berhasil sebelum di 2015 awal, which means 3 tahun, mesti nerbitin 4 buku, belum proses dari ngirim sampe terbitnya yang bisa sampe setahun, dan belum lagi masalah ga diterima naskahnya dan segala macem.
Tapi lama-lama jadi makin seru aja mikirinnya. Kayaknya keren kalo gue di umur 25 nanti, udah punya 5 buku yang terbit gitu, dan gue udah lulus S2 dan udah punya gelar M.H. (AMIIIIIIN!), trus juga les bahasa Mandarin gue udah level 3 atau bahkan 4 kalo bisa (dan semoga berarti udah bagus dan udah lancar dan udah kece), dan bahasa Perancis gue ada peningkatan walau cuma belajar dari duolingo dan otodidak. I mean, 25, master degree graduated, author of 5 published books, can speak English, Mandarin and French.
SOUNDS UBER COOL, ISN'T IT?
*mendadak membara dan semangat banget buat belajar*
*jamin abis bangun tidur nanti, semangatnya bakal udah ilang*
--
Well anyway, poin utama gue nulis post ini sebenernya bukan itu sih. Kita sedikit lari dari pembicaraan sebenernya. Gak dikit juga sih, dan gue emang selalu kemana-mana kalo nulis, dan gak fokus, dan segala macemnya, tapi ya gitulah gue. But well, back to business.
Gue ngasi judul July di post ini, karena menurut gue, bulan Juli itu udah yang paling paling deh. Kalau kata Justin sih, it's the most beautiful time of the year.

Bukan cuma karna bulan Juli gue ulang tahun. Dan bulan Juli itu jadwal gaji 13 nya PNS. Dan bulan Juli selalu libur karena kenaikan kelas atau semester baru. Tapi ya kayak yang gue bilang, gue merenung tadi di taksi. Taksinya taksi burung biru kok.
Anyway, dimulai dari buku pertama gue itu, yang emang terbitnya sekitar bulan Oktober. Tapi, as I said already, gue ditelpon dan dikabarin kalau itu buku bakal diterbitin, adalah bulan Juli, awal-awal bulan Juli sekitar ulang tahun gue. 2011.
Dan kemudian Juli 2012, gue sidang akhir untuk mendapatkan gelar Sarjana Hukum juga terjadi di dekat-dekat ulang tahun gue, tepatnya 11 Juli, karena itu ulang tahun Jojo, dan doi baru dateng dari Jogja kemaren dulu, dianter bokap ke kosan. Yep, kemaren, 2 tahun yang lalu.
2013, kayaknya gak terlalu spesial sih ya mungkin. Gue kerja taun lalu, dan well, kalau mau bikin ini jadi spesial gapapa juga sih. Juli 2013 itu gue dinyatakan lulus ujian masuk Universitas Indonesia program Magister Hukum peminatan Hukum Ekonomi dan Bisnis. Yang sebenernya gue udah pernah ikut dan dinyatakan lulus di bulan Februari, pada gelombang sebelumnya, trus gue gak ambil karna gue gak mau jadi anak yang cuma bisa nyusahin. Tapi kayaknya gue emang ditakdirkan disini sih, yaudah gapapa. See? July still have a surprise.
Dan kemudian, kemaren, 11 Juli 2014, gue dapet SPP alias Surat Persetujuan Penerbitan (kalau gue ga salah inget sih), masih around my birthday week, sekitar 3 tahun setelah kontrak penerbitan pertama gue, dan kali ini untuk buku ke-lima gue.
CRAZY!
Makanya, kayak yang gue tulis di atas. Life is crazy. And full of surprise.

Anyway, gue belakangan ini sedang menggalakkan kebiasaan buat punya  nyediain waktu ngobrol sama Tuhan, and see, baru beberapa hari aja gue deket lagi sama Tuhan Yesus, dia udah kasi banyak banget berkat. Gue bener-bener mesti sering-sering nulis dan ngingetin diri sendiri betapa banyak berkat yang udah gue terima dari Tuhan, gak habis-habis dikasi sama Tuhan, walaupun gue suka dateng trus lari trus balik lagi, dan kemudian kabur, kayak temen yang ada maunya dan cuma manfaatin orang. Gue kesel sama orang kayak gitu, tapi seringkali, gue berlaku kayak gitu, ke Tuhan pula -____________________-"
But it's gonna end soon. Gue makin sadar bahwa Tuhan Yesus itu beneran punya rencana yang luar biasa dalam hidup lo. Well, mungkin disini sih gue. Apa yang dikasi ke gue itu gak pernah cobaan yang diluar kemampuan gue, dan bahkan kadang dia kasi teguran, biar gue balik dan ngobrol lagi sama dia, punya waktu dengerin dia, dan gak sok jumawa seakan-akan gue udah hebat banget dan bisa sendiri.
Another self improvement. Perenungan diri sendiri.
Jalankan ya, bik :)

-xox
@ribkadel

birthday

24

2:29 AM

First of all I am really happy that I can access my blog again. YEEAAAY! I've been off for like almost a year, last post was from around October 2013, and it's already July 2014.
And it's already July 10th.
I was kinda busy the whole day, yesterday - since it's 1 am on July 10th already - doing all the presidential election yesterday, yet, I have no time to update anything here, especially since yesterday was my birthday.
So I am 24 now.
To be honest, I feel a lil bit weird. I haven't celebrate my birthday for quite long I guess. Well, I mean, with my family. Been living far away from your hometown for like 5 or 6 years, make it kinda impossible to celebrate it every year with the full squad.
Anyway, what's special for this year is, yes, the presidential election that happen at the same day as my day.
--
So it's all start with the eager to choose and use my voting rights for the better Indonesia. Apparently it's not as easy as how KPU announce and keep telling on the website or social media. I need to give the copy of my identity card, getting 'letter of approval' from Pak RT, being directed from one TPS to another, and getting super slow respond and service, until I finally can vote at around 12.45 if I'm not mistaken, at TPS 14, RT 010 RW 06.

situation at the TPS around 40 minutes before 'should be closed' time
But well, at least I can vote. I did. I gave my voice, tho it just one voice, but I believe it matters.
So anyway, for now I am 24 years old, well, yesterday, I was not planning for doing any kind of thing. I mean, I am kinda broke right now tho, dont even have money so yeah. We have lunch with sis Hanna after the voting thingy, and get back at around 3 or 4 I guess. Then we're just stay at kosan until apparently around 8, Opin and Tri came with a cake and sang Happy Birthday.

TWENTY FOUR.
It's funny how I don't feel anything changed like, a big change in my life. Nah. It's been flat for too long. Lately I've been lack of eager and any kind of feeling, like I don't even think I wanna do anything except sleeping all day and mourning on my stupid life.
Duh.
But well, last night, we have the 'talking listening session' with God - yep, 1 of my goal for this year - and I also listing couple of things I should achieved before I get another year being added in my life.
Before I reach 25.
25. One fourth of a decade. Silver.
And it feels surreal.
But anyway, I think I will put the list here. This will also become a reminder for me to be more and more and more, in a good way of course. This will help me remember what I wanna get, what I want to achieved, and what should be deleted from my life.
Couple of goals are actually another goals, same things from year to year, which apparently, not achieved yet. But some might be new. Or at least I thought so.
So, in this yeas, 24 my age - lol - I wish I can complete these below and achieved what I should get before I hit 25.
DO
- Have more time with God. Talk with him. I learned about how God can gave you so much blessing but then take it in a short time, as simple as that. I can't be arrogant or being full of my self, for what I get, and what I have, are all came from Him and Him alone. I also think that maybe, me having flat life and has no 'fire in spirit' anymore, is because I've been far far away from Him, for quite a time. Since the new year, I don't really have time to talk to Him in special time, like I acted like damn busy woman who has no time at all for 'not-so-important-for-now-God moment.
- Be more responsible. I can say I am proud enough of myself for this year, for what I have done, especially in doing couple of event, that, I can say, quite well and went great, and I do my responsibility. But then, before my birthday, reality hit me damn right. It's already my concern actually that I have no good in managing time, especially for it is not a job, but a side activity. Dad was - we can say - mad at me, because he transfered around 5M rupiahs last month, and I have no idea at all where the money went. Well, I might did, for couple things, but it also shows that I still lack of responsibility, especially with my money. I will try to take a note if it has something to do with money, for I, will not lost it and don't know where it goes.
- Learn more, talk less, no not-really-important activity anymore. Last semester was a disaster. Started on February, January actually, with the biggest event I ever held, I have event and another event like every month. I started losing focus. I have no idea what I learned in class, what the lecturer was talking about, and what the hell are those test and exams. It was a disaster. I think I kinda focus on events too much, yet I forgot about what I am really: a master degree student majoring in Business Law. So yeah, my grade was downgraded, fall like a fat ass bitch stand on a banana peel. It was awful. I can say mom and dad was disappointed on me, and dad even asked mom to come to Jakarta, just to talk to me, cause he knew I will feel hurt if he talk to me directly. Well, he still realized he's no good in talking sweet lol. But anyway, it made me realize about it, in hard way, and mom reminded me about how much money they spent for the tuition and another stuff they should pay for me. And for I will be the one who having the degree and the proud feeling and stuff when I finally graduated later. So yeah, this semester I should work like a btch. WERK. Work damn hard I will really serious on making good grades, and definitely have no time for so called event. No time. This is another battle, that's one thing I should realize by now. And for I will start looking for the theme of my thesis, I really need to be a law school student and not a high school kid anymore.
- Have 5 books before 25. This has been - kinda - my obsession since my first book being published. I really wanna have 5 books being published before 25, and now it feels so closed. I had 4 books already, tho 1 is a indie book publishing, but I sent it to a publisher already. And 1, the omnibook, is on process for now, since I got the good news already on February, and I've sent another script as the last book of my Vissa-Adel trilogy, and hope it will make it. And also keep writing. It's been so long, since February I guess, that I stop writing. I don't know, maybe I'm too busy with the event, have no time with the class for Uni and Mandarin course, or it just that I'm lazy or has no inspiration. But whatev, I def gonna write more. I have to.
- Get ready to be a lil polyglot person. Being obsessed with France for years, since Junior High, means nothing if you still procrastinating in learning the damn language. You have the duolingo for a years, yet you're not moving from that damn 7th level? Oh come on! And also as we learned Mandarin language for couple of months now, we should use it more often, so that we can understand and have skills of 3 international language and being cool af. Don't you want to work for that international organization, or at very least, Minister of Foreign? So come on, get cray cray over it. Push your self harder, and no procrastinating for this.
- Get a job that can make me move my body and now just sleep all day and party all night. I mean yeah well, it's not really possible with all this 'being in university as master degree student' thing for now, but at least, maybe like a side job that make you go outside and socialize and not being a zombie living your own life like no other people exist. It can be doing blogging thing as food blogger or whatev it is, or anything bout social media as we concern and kinda good enough on it. Do good things on internet, and not just browsing here and there with no good. Have a life, please.
- Have significant other. Well, I don't know why people are so bothered by this, I mean like, is 24 making you looks like you should get married in a month or two? I know mom get married when she's 22, and having me when she's 23, but come on. What if I tell her, that I wanna get married around 27 or 28? Like I have no decent job for now, I have no money monthly, I am a mature woman who still asking help from them and above all, I am being controlled for having social life. Nah, I actually being controlled for like half of my life. How do you expect me to have a boyfriend, if your dad keep calling you at 7, and ask you to get home soon cause it's LATE already. Like, it's Jakarta, not Medan. It's Jakarta where 6 is the time we go out, not get back home. It's def not my goal for this year, I just being irritated enough, I feel like I need to write this down.

DON'T
- Be lazy, lazy, procrastinating, and lazy. It's been too long. It might look funny or something when you're still in your late -teen or early twenties, but now, it's not something to laugh at. Well, maybe it is, but it's because you're so stupid for keep procrastinating, and later on, you miss everything and fail. FAIL
- Get me wroooong, you know you right..... Well I'm sorry, I just sang it in my head. It's part of As Long As You Love Me song lol
- Get too hype over things you can't confirmed yet. Another lesson being learned. You are such a good person bik, but that's what make you stupid. People tend to do bad things, aimed it or not, and you, as a person, should not believe 100 percent to anyone, at all. Be suspicious a little. It's not a crime to not believe people, or at least, put too much faith on someone, yet they broke it and just walk away like that cause damn they dont care or even give a shit. In the end, you're the only one being responsible for everything, when people only saw the happiness and stuff. Be rash or maybe even a little rude to someone.
- Think too much, act less, and work slow. You're not really that brave when you talk to someone or giving opinion, yet you think about what people think about you too damn much, it eat you inside. You should be more blunt, more brave in stating your opinion and argument, and let people know, really know what you feel, truly feel. Unless you really wanna destroy your own life, you should think about this and do it.
- Be scared a lot, especially in doing things. Be optimistic a little will you? But not too much. You are not even believe in yourself, how could people can believe in you. I know it's hard, but it worth a try. They don't think about you that much, so don't think too much like will they get hurt or not when you say things and stuff. Besides, believing your self is actually a start.
- Be so full of yourself, arrogant, and damn royal when you have money. Cause damn, God can take it any minute. Your money is not your money alone. Think about how hard you get it, how much effort you put to make it, and how will you ended up the moment you have no money anymore. It really is a short time when you can be damn rich in a moment, and broke af next day. So, think more before you spent that damn money, and be nicer when you serve the people. You're not the boss here.

I honestly can't think bout anything more to add here, but if I do later, I will def put an update on it. I really hope I can do all these this year, and get the result later on, 360ish days since today.


-xox
@ribkadel

Search This Blog

Total Pageviews